Rabu , 20 September 2017
Berita Terbaru
Home » Berita Satuan » Kades Tambakselo Seperti Mendapatkan Mahkota Dengan Datangnya TMMD
Kades Tambakselo Seperti Mendapatkan Mahkota Dengan Datangnya TMMD

Kades Tambakselo Seperti Mendapatkan Mahkota Dengan Datangnya TMMD

Sareh Joko Prasetyo atau yang akrab dipanggil Joko, adalah Kepala Desa Tambakselo Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan yang Desanyamendapatkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA 2017 yang di laksanakan di Desa Tambakselo Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan. Selasa (18/4).

Sebagai Kades, perannya dalam upaya menumbuhkembangkan kegotongroyongan melalui kegiatan TMMD ini bukan hanya sekedar isapan jempol belaka. Terbukti dengan terjun langsung ke lokasi pelaksanaan TMMD, ini secara tidak langsung dapat memberikan motivasi serta memberikan semangat kepada para warga yang melaksanakan kegiatan tersebut. Ini juga membuat antusias warga yang sangat luar biasa, karena Kades yang selalu aktif di lokasi TMMD.

Hampir setiap hari Joko selalu turun ke lapangan, berbaur dengan warga lainnya dan bahkan ikut bekerja. Dengan hadirnya Kades itu ternyata cukup ampuh untuk meningkatkan semangat para warga dalam bergotong royong, mengejar target TMMD Kodim 0717/Purwodadi kali ini agar dapat terselesaikan pada waktu yang sudah ditentukan.

Dalam keterangannya, Joko mengatakan dengan adanya TMMD kali ini seperti mendapatkan Mahkota. “Kami menyambut dengan sukacita, semoga TMMD ini nantinya dapat menambah percepatan ekonomi di daerah, serta bermanfaat bagi warga semua. Kami seperti mendapatkan Mahkota dengan hadirnya TMMD di Desa kami ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Joko menambahkan, besar harapan untuk tahun ke depan Desanya mendapatkan TMMD bukan hanya sengkuyung, tetapi bisa mendapatkan yang reguler. Harapan seperti ini mengingat wilayah desa ini sangat luas, dan diperkirakan Desa terluas di Kabupaten Grobogan dan terdiri dari 13 Dusun.
Hasil yang nyata dengan adanya TMMD ini, yang salah satunya dengan pengecoran jalan, otomatis akan menambah nilai jual tanah, karena jalannya yang sudah bagus. Disisi lain, jalan ini juga memudahkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di desa tersebut.