Selasa , 27 Juni 2017
Berita Terbaru
Home » Siaran Pers » Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Kodim 0711/Pemalang Tahun 2017

Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Kodim 0711/Pemalang Tahun 2017

Kodim 0711/Pml (05/05)., Kodim 0711/Pemalang melaksanakan Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2017 bertempat dilapangan Desa Sikasur Kecamatan Belik Kab. Pemalang dengan mengambil tema “Dengan Semangat Kemanunggalan Serta Kerja Sama Lintas Sektoral dan Komponen Bangsa, Kita Wujudkan Percepatan Desa Membangun Indonesia Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat“. Sebagai Inspektur upacara Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Abdul Hamid, S.I.P., dan selaku Komandan Upacara Danramil 12 /Watukumpul Kapten Inf Muhrodi, Pa Up Danramil 04/Comal Kapten Inf Hendro Suroso dan dihadiri oleh jajaran Forkominda Kab. Pemalang, Anggota DPRD Pemalang, Staf dan para Danramil jajaran Kodim 0711/Pemalang, Para Camat Se-Kab. Pemalang Selatan, Para Kades se-Kec. Belik, Ibu Persit KCK Cab XXIII Dim 0711/Pemalang beserta Ibu PKK Desa Sikasur dan Mendelem, Toga dan Tomas Desa Sikasur dan Mendelam.

Dalam kegiatan tersebut berlangsung pelepasan tanda peserta dan para pekerja TMMD Sengkuyung tahap I diantaranya Anggota TNI, Hansip dan Masyarakat oleh Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Abdul Hamid, S.I.P., sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Dalam kegiatan Ops TMMD Sengkuyung tahap I TA. 2017 wilayah Kodim 0711/Pemalang melaksanakan beberapa sasaran fisik dan non fisik. Sasaran fisik antara lain pengaspalan jalan panjang 565 m dan lebar 2,5 m, pengerasan jalan jalan panjang 1.000 m dan lebar 3 m, pembutan talud/pengaman jalan penjang 44 m lebar 0,3 m, tinggi 1,5 s/d 2 m., dan pembuatan gorong-gorong plat beton 4 buah panjang 3,5 m, lebar 0,8 m, tinggi 1 m. Dan sasaran non fisik antara lain Pelayanan Keluarga Berencana, Penyuluhan pertanian, Penyuluhan kamtibmas, bahaya Narkoba dan miras, Penyuluhan hukum terpadu, Penyuluhan UU No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas, Penyuluhan PPBN, Penyuluhan radikalisme dan terorisme, Penyuluhan tentang bencana alam, Pasar murah, Donor darah dan Sosialisasi Bumdes.

Dalam amanatnya amanat Kasad Jenderal TNI Mulyono yang di bacakan oleh Inspektur Upacara Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Abdul Hamid, S.I.P. menyampaukan antara lain Selama satu bulan lamanya sejak tanggal 5 April 2017, para prajurit TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat, telah bekerja keras dengan penuh kebersamaan, dilandasi semangat kemanunggalan untuk menyelesaikan program TMMD Sengkuyung Tahap I Ta 2017, Kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakekat dari kemanunggalan TNI-Rakyat merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara guna menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh.

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa program TMMD dimulai sejak tahun 1980 an dengan sebutan program ABRI masuk desa (AMD), setelah melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan program TMMD terus diselenggarakan secara intensif dengan lingkup kerja sama yang semakin luas dengan kementrian-kementrian terkait, Perlu saya sampaikan juga bahwa mulai tahun 2017 ini, program TMMD yang semula diselenggarakan 2 kali dalam setahun, ditambah menjadi 3 kali, hal ini dilakukan selain sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau. Pada Program TMMD ke 98 Tahun 2017 ini secara nasional kita telah menyelesaikan sebanyak 357 sasaran fisik berupa pembangunan dan perbaikan insfrastruktur yang tersebar diberbagai wilayah kodam diseluruah indonesia. Selain sasaran fisik, TMMD juga menyelenggarakan program-program non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang bela negara dan ketahanan nasional di tengah dinamika kehidupan sosial kemasyarakatan yang diwarnai berbagai permasalahan sangat komplek. Diakhir amanatnya beliau juga menyampaikan beberapa atensi dan harapan kepada para prajurit dan seluruh komponen masyarakat sebagai berikut Mari Kita pelihara terus semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI Rakyat, jangan mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa, Semangat gotong royong hendaknya terus dilestarikan, sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini, Pelihara hasil program TMMD, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang. Kepada para Dansatgas TMMD ke 98 lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD mendatang dan kepada Prajurit yang tergabung dalam satgas TMMD, dengan selesainya kegiatanya ini segera kembali ke induk pasukan masing-masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan.

Setelah pelaksanaan upacara penutupan rombongan Forkopimda Kab. Pemalang beserta tamu undangan lainnya disuguhkan dengan kesenian tradisional oleh warga setempat dilanjutkan penandatangan prasasti tanda diresmikannya proyek TMMD Sengkuyung tahap I TA. 2017. Para rombongan sebelum meninjau hasil proyek sasaran fisik terlebih dahulu Danramil 11/Belik Kapten Arh Irwan Sofiatudin memaparkan lokasi dan sasaran proyek fisik. Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau bazar (pasar murah) dan pengobatan massal.