Rabu , 20 September 2017
Berita Terbaru
Home » Artikel » Demi Anak Cucu Bangsa, TNI Siap Berantas Teroris
Demi Anak Cucu Bangsa, TNI Siap Berantas Teroris

Demi Anak Cucu Bangsa, TNI Siap Berantas Teroris

Semua elemen bangsa, negara, atas nama negara di bawah payung UU anti terorisme mampu berperang melawan terorisme karena pemberantasan terorisme tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus dilakukan secara total.

Tanpa adanya peranan dari seluruh elemen bangsa Indonesia, maka mimpi untuk membasmi kegiatan teror di bumi Pancasila hanya akan berhenti menjadi sebuah konsep dan pemikiran di atas kertas semata.

Hal tersebut diungkapkan Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo pada amanat tertulis upacara bendera 17an yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman dihadapan peserta upacara di lapangan Makodam IV/Diponegoro (17/7/2017).

Ditegaskan, terorisme adalah kejahatan terhadap negara, apapun yang diundangkan, bagi TNI akan mengikuti segala ketentuan yang ada di dalam undang-undang.

“TNI, tidak boleh kalah dengan teroris dan TNI selalu siap dalam pemberantasan terorisme. Diperintah apapun TNI juga siap demi menyelamatkan anak cucu bangsa Indonesia”, ungkap Panglima TNI.

Hal lain disampaikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang tidak kalah penting tentang penggunaan media sosial. Disampaikan, saat ini muncul kelompok baru yaitu “Cyber Narcoterorism”, yang menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk menyebarkan informasi yang sesat, mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme.

Panglima TNI memerintahkan kepada seluruh prajurit, ASN dan keluarga besar TNI membatasi penggunaan media elektronik dan menghindari penyebaran informasi serta berita bohonh (hoax) melalui media sosial karena dapat menyebabkan perpecahan yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Jangan mudah percaya terhadap berita bohong, dan percayalah kepada para komandan satuan. Prajurit dan ASN TNI harus cerdas, dan cermat serta pandai memilah dan memilih berita yang positif dalam memilih berita yang positif dan bermanfaat”, jelas orang nomor satu di jajaran TNI.

Menyinggung perkembangan situasi yang terjadi belakangan ini yang menjadi perhatian masyarakat diantaranya terkait dengan aksi teror terhadap aparat keamanan maupun aksi kejahatan yang menimpa masyarakat maupun prajurit TNI.

Panglima TNI menghimbau agar selalu bersikap hati-hati dan waspada dimanapun kita berada. Seperti dicontohkan beberapa waktu lalu sejumlah kejahatan geng motor telah merenggut nyawa beberapa prajurit TNI.

Ditegaskan, ketika prajurit melakukan tindakan tegas dan sesuai prosedur hukum yang berlaku, maka Panglima TNI akan mengambil alih tanggung jawab atas langkah dan tindakan prajurit.

“Saya setia kepada komitmen itu karena satu orang prajurit tersakiti, maka sesungguhnya seluruh prajurit TNI juga merasa tersakiti”, tegas Jenderal berbintang empat ini.