Senin , 20 Agustus 2018
Berita Terbaru
Home » Siaran Pers » Personel TNI Disiagakan Mengamankan Pemilu Presiden

Personel TNI Disiagakan Mengamankan Pemilu Presiden

Segenap prajurit dan PNS di jajaran Korem 072/Pamungkas Yogyakarta mengikuti pengarahan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman yang berlangsung di Makorem 072/Pmk. Pada kesempatan ini, Kasad menyampaikan, sebanyak 35 ribu personel TNI dari Kesatuan Teritorial mulai dari Babinsa, Koramil, Kodim, Korem, dan Kodam disiagakan untuk mengamankan pemilihan umum Presiden yang akan berlangsung tanggal 9 Juli mendatang.

Personel TNI AD yang disiagakan tersebut akan membantu kelancaran dan keamanan pilpres sehingga rakyat bisa melaksanakan pemilihan dengan aman langsung umum bebas dan rahasia. Menurut Jenderal TNI Budiman, keterlibatan TNI dalam pengamanan pilpres bersifat membantu kepolisian, Komisi Pemilihan Umum, Bawaslu, dan Pemda.

“Dari hasil intelejen melaporkan bahwa sampai saat ini kondisi masih aman, sehingga belum secara spesifik memetakan lokasi atau daerah rawan konflik menjelang pilpres”, ungkap mantan Pangdam IV/Diponegoro.

Kasad kembali menegaskan kepada seluruh anggota prajurit dan PNS tetap bersikap netral dalam pilpres.

Terkait aktivitas gunung berapi di wilayah Jateng dan DIY, disampaikan bahwa banyaknya kerusakan jalan pada jalur-jalur evakuasi mendapatkan perhatian.

Diharapkan Kodam IV/Diponegoro dapat berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum setempat untuk segera memperbaiki jalur evakuasi. Apabila mereka punya keterbatasan personel nanti kami bantu. Cukup hubungi TNI dan akan kami kerahkan seluruh personel yang ada,” tegas dia.

Namun, Budiman mengaku pihaknya hanya bisa menyediakan tenaga untuk personel dan juga peralatan saja. Sementara pendanaan itu diserahkan ke Pemda setempat. “Jujur kalau dana kami tidak memiliki. Nanti soal itu pemda setempat yang menyediakan,” tandas Budiman.