Senin , 18 Desember 2017
Berita Terbaru
Home » Berita Satuan » Antisipasi Bencana Babinsa Koramil 13/Ngampilan Ajak Warga Gotong Royong Tebang Pohon
Antisipasi Bencana Babinsa Koramil 13/Ngampilan Ajak Warga Gotong Royong Tebang Pohon

Antisipasi Bencana Babinsa Koramil 13/Ngampilan Ajak Warga Gotong Royong Tebang Pohon

Kodim 0734/Yogyakarta  –  Pohon tumbang rawan terjadi saat hujan deras disertai angin kencang. Lantaran itu, Babinsa Koramil 13/Ngampilan dan penduduk di sepanjang bantaran sungai Winongo tepatnya di RW 01 dan RW 02 Serangan  Kelurahan Notoprajan Kecamatan Ngampilan  bersama sama memotong/menebang   pohon sukun yang rawan tumbang dan kedudukan telah bergeser ketengah sungai dan dikawatirkan roboh dan akan menjadi penghalang arus sungai dan mengakibatkan arus naik kepemukiman warga di rt 22, 23 dan 27 rw 04 Tejokusuman. Rabu (6/12).

“Dari pada roboh saat terjadi banjir dan bahaya menganam warga maka pohon harus ditebang ucap Serda Wardiyino yang mengajak warga unruk gotong royong.

Salah seorang warga kepada Bpk Riyanto selaku Danramil  mengatakan bahwa aksi warga ini, lanjut dia, sebagai antisipasi jika terjadi angin kencang seperti angin puting beliung yang berpotensi terjadi di musim penghujan. Terlebih, BMKG memprediksi hujan dengan curah tinggi bakal terjadi di sepanjang Desember dan Januari tahun 2018 dan seterusnya.

Oleh karenanya, Babinsa bersama warga berinisiatif melakukan penebangan pohon dan pemotongan dahan yang dinilai membahayakan. Tidak hanya pohon-pohon besar, tapi juga pohon ukuran sedang di sepanjang tepian Sungai Wunongo ikut dirapikan.

Upaya serupa juga dilakukan warga di wilayah lainnya. Hal ini menyusul sering terjadinya musibah angin puting beliung disejumlah desa di wilayah pinggiran kawasan Sungai itu.

Warga cemas, pohon-pohon besar yang berada di permukiman penduduk itu akan roboh dan menimpa tempat tinggal mereka. “Ada kekhawatiran kalau pohon-pohon besar didekat rumah mereka akan tumbang. Jadi sebelum membahayakan keselamatan, sebagai antisipasi lebih baik ditebang,” kata Danramil 13/Ngampilan saat ikut kerja bhakti.

Sepengetahuannya, jumlah pohon yang ditebang mencapai puluhan. Ada yang ditebang keseluruhan atau dipangkas batang-batangnya. Sedangkan jenis pohon yang ditebang terdiri dari berbagai macam diantaranya

antaranya pohon Sukun, randu, dan pohon rambutan Sasaran penebangan adalah pohon yang tinggi, rapuh dan mudah patah. Seiring dengan itu, warga juga tetap melakukan penggantian pohon dengan  menanam kembali dg tanaman baru.

Warga lainnya, bpk  Kardi mengungkapkan, upaya warga ini juga dipicu oleh peristiwa bencal diwilayah Gedongtengen beberapa hari sebelumnya. Dimana, akibat hujan deras disertai angin kencang menyebabkan banyak pepohonan tumbang dan longsor tebing menimpa rumah warga di sekitarnya dan mengakibatkan kerugian jiwa.