Rabu , 19 September 2018
Berita Terbaru
Home » Artikel » Pangdam IV : TNI Lahir Dari Rakyat, Jangan Sakiti Hati Rakyat
Pangdam IV : TNI Lahir Dari Rakyat, Jangan Sakiti Hati Rakyat

Pangdam IV : TNI Lahir Dari Rakyat, Jangan Sakiti Hati Rakyat

Usai melaksanakan kunjungan ke Kodim 0721/Blora, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si. didampingi Danrem 073/Mkt dan para pejabat Kodam IV/Diponegoro berkunjung ke Batalyon 410/Alugoro (9/01/2018).

Dihadapan ratusan prajurit Yonif 410/Alg, Pangdam IV/Diponegoro mengajak kepada seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kinerja dalam memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara. Hal ini terkait dengan hasil dari lembaga survey yang menyatakan bahwa TNI menjadi lembaga yang mendapatkan kepercayaan tertinggi dari masyarakat harus benar-benar dipertahankan, bahkan harus ditingkatkan.

Dijelaskan bahwa kepercayaan inilah yang diberikan rakyat kepada TNI yang selanjutnya akan membentuk suatu kemanunggalan TNI dan Rakyat. Salah satu wujud mempertahankan kepercayaan yang telah diberikan, maka prajurit jangan pernah melakukan pelanggaran sekecil apapun yang dapat merusak nama baik TNI dan kepercayaan tersebut.

Untuk itu, upaya yang dilakukan adalah Pembinaan Teritorial dan Pembinaan Personel yang melekat pada seluruh prajurit tidak hanya Angkatan Darat tapi seluruh jajaran TNI.

“Kemanunggalan TNI – Rakyat harus terus dijaga karena TNI lahir dari rakyat. Jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat”, tegas Pangdam.

Terkait dengan pembinaan personel, Pangdam memerintahkan kepada seluruh prajurit agar dapat melaksanakan fungsi dan peran masing-masing dengan sebaik-baiknya. Dicontohkan, prajurit Bintara harus bisa menjalankan fungsi sebagai Komandan Regu sekaligus menjadi pelatih.

Diakhir penyampaian, Pangdam berharap para prajurit dapat menjalankan fungsi dan peran, sehingga profesionalisme prajurit akan terwujud.