Senin , 21 Mei 2018
Berita Terbaru
Home » Berita Satuan » Selepas Upacara Bendera, Prajurit TNI Kodim 0703/Cilacap Didadak Tes Urine
Selepas Upacara Bendera, Prajurit TNI Kodim 0703/Cilacap Didadak Tes Urine

Selepas Upacara Bendera, Prajurit TNI Kodim 0703/Cilacap Didadak Tes Urine

Cilacap – Selepas pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, seluruh anggota TNI dan PNS Kodim 0703/Cilacap didadak untuk melaksanakan tes urine. kegiatan tes urine ini berlangsung di Markas Kodim 0703/Cilacap, Jl. Jenderal Sudirman No. D-1 Cilacap, Senin (12/03).

Kegiatan yang melibatkan BNN Kabupaten Cilacap tersebut, dilaksanakan Kodim 0703/Cilacap dalam rangka untuk melakukan pengawasan terhadap anggota serta sebagai langkah awal satuan guna mengantisipasi pemakaian dan peredaran narkoba khususnya dikalangan prajurit TNI Kodim 0703/Cilacap.

Dikatakan Pasi Intel Kodim 0703/Cilacap Kapten CPM Samanhudi, pelaksanaan tes urine ini sengaja dilaksanakan secara mendadak agar kegiatan ini berjalan apa adanya. ” Memang benar setelah pelaksanaan upacara, seluruh anggota TNI dan PNS kodim 0703/Cilacap kita kumpulkan dan kita arahkan ke aula untuk pemeriksaan tes kesehatan urine dan kegiatan ini dikawal langsung oleh Provost dan anggota Subdenpom IV/1-1 Cilacap,” tegas Pasi Intel Kapten CPM Samanhudi.

Kata dia, pemeriksaan kesehatan urine ini dilaksanakan secara rutin dan berkala namun pelaksanaannya tanpa adanya pemberitahuan kepada anggota sehingga hasil ini benar-benar murni tanpa ada rekayasa. Dirinya berharap agar dalam tes ini tidak ada anggota TNI dan PNS Kodim 0703/Cilacap yang positif memakai narkoba ataupun zat adiktif lainnya.

” Kita tidak akan menutup-nutupi. Jika ada prajurit TNI dan PNS kodim 0703/Cilacap yang terlibat narkoba, maka akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN cilacap Parwito mengatakan, Bangsa Indonesia saat ini sudah memasuki keadaan darurat bahaya narkoba sehingga berbagai upaca pemberantasan dan pencegahannya pun harus ekstra. ” Narkotika dari tahun ke tahun memang untuk pemakainya berkurang, namun kedatangannya dari tahun ke tahun semakin bertambah dan terhitung dari BNN pusat ada sekitar 260 ton Narkoba sudah masuk ke Indonesia di tahun 2018 ini. ” terangnya

Katanya, salah satu upaya pemerintah untuk pencegahan dan pemberantasan Narkoba adalah salah satunya dengan melalui kegiatan Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). ” Indonesia saat ini darurat Narkoba dan apabila darurat tentunya kita semus harus memeranginya.” tuturnya
Ia menyadari bahwa untuk memerangi bahaya narkoba ini tidaklah mudah. Untuk itu ia meminta kepada semua pihak untuk ikut serta berperan aktif dalam upaya ini.

Selesai kegiatan penyuluhan, dari 130 anggota TNI yang hadir dilakukan pemeriksaan secara acak kepada 40 anggota untuk pemeriksaan kesehatan urine oleh Tim dari BNN kabupaten Cilacap dengan pengawalan langsung oleh Provost dan anggota Subdenpom IV/1-1Cilacap. Dari ke 40 anggota TNI tersebut, semuanya dinyatakan negatif menggunakan Narkoba dan Zat Adiktif lainnya.