Sabtu , 21 Juli 2018
Berita Terbaru
Home » Berita Satuan » TMMD Reg 102 Sebagai Upaya Pemberdayaan Dan Mengedukasi Masyarakat
TMMD Reg 102 Sebagai Upaya Pemberdayaan Dan Mengedukasi Masyarakat

TMMD Reg 102 Sebagai Upaya Pemberdayaan Dan Mengedukasi Masyarakat

TMMD reguler 102 secara setentak hari ini dibuka. Di wilayah Kodam IV/Dip, dilaksanakan di empat wilayah, yakni Kodim 0704/Banjarnegara, Kodim 0705/Magelang, Kodim 0714/Salatiga dan Kodim 0728/Wonogiri. Selain TMMD Reguler, juga digelar TMMD sengkuyung yang dilaksanakan di semua wilayah jajaran Kodam IV/Dip.

Digelarnya TMMD ini sebagai upaya untuk memberdayakan dan mengedukasi masyarakat serta yang paling utama adalah untuk meningkatkan perekonomian dan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP., saat membuka TMMD Reguler ke 102 yang diselenggarakan di lapangan Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang (10/7/2018).
Upacara pembukaan TMMD ini dihadiri Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, S..I.P., M.Si., Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo S.IK, SH, serta para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro, Pemerintah Daerah dan instansi terkait.

Lebih lanjut dijelaskan, TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong-royong membangun bangsa. Semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan, sumbangan materi dan kebendaan dan lain-lain.

“Saya selalu merasa senang atas kegiatan-kegiatan yang berbasis kegotong royongan untuk kemaslahatan, sebagaimana TMMD”, ungkap Gubernur.

Dijelaskan, bahwa program-program yang dilaksanakan TMMD diantaranya pemugaran RTLH, membangun jabanisasi ataupun sanitasi sangat baik untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat yang lebih layak dan sehat. Selain itu, berbagai upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan sangat luar biasa di tengah upaua kita mengatasi persoalan kemiskinan Jawa Tengah yang angkanya masih cukup tinggi yaitu 12,23% pada tahun 2017.

Tak kalah pentingnya program TMMD yang dilaksanakan yaitu upaya untuk terus mengedukasi masyarakat tentang nasionalisme, ancaman terorisme dan radikalisme, serta bahaya narkoba, khususnya para pemuda generasi penerus bangsa.

“TMMD bukan semata-mata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa tapi juga membangun semangat dan percaya diri masyarakat. Ayo kita sengkuyung barang-bareng program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa”, himbau Gubernur.

Pada pembukaan TMMD kali ini, para tamu undangan disuguhi dengan Gelar Budaya Daerah dengan menampilkan Seni Kobra Siswo dari Desa Bandongan.

Usai pembukaan TMMD, Gubernur Jateng didampingi Kasdam IV/Diponegoro dan Kapolres Magelang menyerahkan bantuan sembako kepada Veteran, pembagian pakaian seragam SD dan penanaman pohon.

Rangkaian kegiatan pembukaan TMMD diakhiri dengan peninjauan lokasi sasaran TMMD di desa Desa Gandusari Kec. Bandongan Kab. Magelang.